12 September 2014

Kapok Lombok


Kapok lombok itu adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menggambarkan jika seseorang melakukan suatu tindakan seolah-olah telah membuatnya jera, tetapi di kemudian hari perbuatan itu diulanginya lagi. Seperti tindakan seseorang mengonsumsi sambal yang berbahan dasar lombok (cabe).

Pedasnya rasa cabe saat mengonsumsi sambal, bisa meningkatkan nafsu makan. Selain itu, cabe segar bisa juga untuk teman makan gorengan. Sehingga secara tidak sadar, satu cobek sudah habis. Lidah dan bibir sudah ber-huh hah kepedasan. Jika sudah begini seolah-olah besok-besok tidak akan makan lagi yang namanya sambal atau tidak akan sekali-kali mengunyah cabe.


sambel bawang


Tapi nyatanya tidak begitu kan, Optimizer?

Jika suatu hari disodori mendoan (tempe goreng berlapis tepung) hangat, tidak lengkap ya rasanya tanpa cabe. Atau ketika sedang lapar, kemudian disuguhi menu nasi hangat beserta sambal dan lalapan segar, kamu pasti tidak menolak kan?

Atau jangan-jangan kamu tipe orang yang tidak suka makan pedas? Kalau saya tentu suka sekali menu yang pedas-pedas. Eh, tapi bukan cabe-cabean lo ya! Hihi!

Selain makan sambal atau lombok (cabe), pernahkah Optimizer melakukan sesuatu yang kemudian kamu ulangi lagi padahal sebelumnya sudah merasa kapok? Tindakan apakah itu?


6 komentar:

  1. kalau makan pedas mah makannya jadi malah nambah hihihi

    BalasHapus
  2. Iya Mbak El. Mbak Ely suka pedas jugakah? :)

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Kayaknya bukan cuma Indo aja yang punya selera makan pedas-pedas. :D
      Suka pedas juga ya?

      Hapus
  4. Aku paling ngga bisa makan tanpa sambel.. :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener bangeeeettt!!! Yang pedes memang lebih mantap. #subyektif
      :D

      Hapus

Terimakasih sudah berkunjung. Mohon tinggalkan pesan jika berkenan. :)